Nothing Happens on My Birthday

by - April 23, 2019

Halo...
Hari ulang tahun emang biasanya selalu dijadikan moment indah buat kebanyakan orang, iya ga?
Aku juga sebenernya seperti itu. Pasti punya rencana apa yang akan dilakukan dan harapan yang dibuat untuk kedepannya.
Ok, aku mau sedikit cerita, sebenernya hari ulang tahun aku udah lewat lumayan lama, 5 April is my birthday.

Diusiaku yang ke 22 aku berharap agar bisa mewujudkan keinginanku, tidak muluk-muluk, setidaknya harapan dalam jangka waktu terdekat adalah "selesai skripsi lalu wisuda". That's point of my wishes now.
Yah ga perlu berharap lebih lah gitu buat dirayain atau semacamnya. Ya! doaku benar terjawab, (bukan mengenai skripsi atau semacamnya), tapi lebih kepada tidak ada sama sekali yang terjadi ketika hari itu. Aku tidak membutuhkan kado atau sesuatu semacam itu. Setidaknya mereka mengingat hari kelahiranku, mengingat hari itu. Tapi mau bagaimana lagi jika ekspektasi tidak sesuai dalam kehidupan nyata.

Sempat punya fikiran, apakah aku seperti itu juga kepada teman-temanku? "Ya, mungkin memang begitu, meskipun tidak seperti itu, anggap saja begitu". Aku memang harus mengoreksi diri lagi. Mungkin terlalu meremehkan orang lain yang membuat mereka tidak memiliki respect kepadaku? Ok, anggap saja seperti itu.

Bisa jadi tahun ini adalah tahun pertamaku memiliki moment seperti ini yang sangat membuatku down. Rasanya sangat berbeda dari sebelum-sebelumnya. Memang sebelumnya aku sempat mengalami hal-hal seperti ini, tapi kali ini yang membuatnya terasa sangat berbeda. I see something different about this, mungkin inilah yang disebut pendewasaan diri? Aku lebih mengetahui apa yang pernah aku lakukan sebelumnya untuk orang lain pasti akan berdampak kepada diriku sendiri, yah semacam tabungan amalku. Rasanya memang sakit ketika orang lain tidak mengingat moment yang kita anggap perlu untuk kita bagikan itu. Tapi akupun tidak dapat menyelahkan mereka semua, aku hanya bisa meminta maaf karena semua yang pernah aku lakukan.

Tidak ada ucapan bukan berarti sama sekali tidak ada. Aku masih sangat berterima kasih  kepada teman-temanu yang masih ingat dan mengapresiasi hari itu. Meskipun hanya melalui dunia maya. I'm very grateful.
Terimakasih telah memberikan apresiasi kepadaku, terimakasih kepada kalian yang melupakan, kalian telah membuatku sadar akan segala hal.

I'm Fine (n.) The most common life

You May Also Like

0 Comments